Jumat, 17 Februari 2012

leave


Kamu adalah masa lalu yang hanya melintas di mimpiku, kamu juga yang merubah aku tuk mengerti bahwa perbedaan itu mengubah apa saja dan menjadikan batas pada hidup kita.







Aku akan mencoba tuk menghapus semua sisa-sisa rasa ini, seperti aku menjadikan kertas sebagai abu, meniup abu itu untuk menjauh pergi dan kembali adalah hal yang mustahil.
Aku hanya tersenyum tipis jika melihat hal yang pernah kita lihat bersama. Saat itu, seperti tak pernah ada. Seperti sebuah mimipi indah selama lima bulan dua belas hari, kemudian aku terbangun dari mimpi dan semua itu hilang tak membekas.
Kini hatiku sudah benar-bemar tertutup untukmu. Tiada lagi kata untuk mencintaimu, terkadang memory indah saat  itu muncul di benakku, namun kemudian aku hapus. Wajahmu pun sudah tak terbayang lagi , hatiku sudah tak bergetar saat namamu terdengar di telingaku. Aku tak bisa menghindari saat aku harus bertemu dan melihatmu karena kita ada di satu tempat yang sama, tapi aku tak khawatir karena perasaan ku kini sudah biasa saja seperti awal aku tak mengenalmu. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar