Rabu, 11 Desember 2013

contoh laporan buku




BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang Masalah


Dewsa ini kehadiran agama semakin dituntut agar ikut terlibat secara aktif didalam memecahkan berbagai masalah yang dihadapi oleh umat manusia. Agama tidak boleh hanya sekedar menjadi lambang kesolehan atau berhenti sekedar disampaikan dalam khutbah, melainkan secara konsepsional menunjukan cara-cara yang paling efektif dalam memecahkan masalah.
Tuntutan terhadap agama yang demikian itu dapat dijawab manakala kita dapat memahami agama secara teori pengamalannya. Oleh karena itu  buku pengantar studi islam ini sangat cocok untuk memberikan pemahaman kepada kita tentang agama islam itu sendiri.
Buku pengantar studi islam karya prof. Dr. Rosihan Anwar, H. Badruzaman M.Yunus, M.A, dan Saehudin, S.TH.I. Merupakan buku yang terbilang cukup baru. Buku ini diterbitkan pada tahun 2011 bulan november oleh penerbit Pustaka Setia. Buku ukuran 16x24 cm ini termasuk buku yang banyak dicari oleh kalangan mahasiswa. Hal ini terbukti buku pengantar studi islam ini telah mengalami dua kali cetak ulang.
Buku pengantar studi islam karya prof. Dr. Rosihan Anwar, H. Badruzaman M.Yunus, M.A, dan Saehudin, S.TH.I terdiri dari 11 bab. Secara umum isi buku ini dapat dikategorikan ke dalam bagian besar buku ini memuat topik-topik kajian islam. Dan pembahasannya menggunakan bahasa yang tidak terlalu sulit sehingga mudah dipahami.
Sejalan dengan kenyataan diatas,  buku pengantar studi islam karya prof. Dr. Rosihan Anwar, H. Badruzaman M.Yunus, M.A, dan Saehudin, S.TH.I merupakan salah stu  buku penting untuk dikaji. Oleh sebab itu, penulis tertarik melakukan pengkajian terhadap isi buku tersebut yang hasilnya penulis susun dalam bentuk laporan buku.
B.     Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah diatas penulis mengajukan bebarapa rumusan masah sebagai berikut.
1.      Apa saja isi buku pengantar studi islam arya prof. Dr. Rosihan Anwar, H. Badruzaman M.Yunus, M.A, dan Saehudin, S.TH.I..?
2.      Apa saja keunggulan buku tersebut dibanding buku sejenisnya yang lain.?
3.      Apa saja kelemahan buku tersebut dibanding buku sejenisnya yang lain.?
C.    Tujuan
Tujuan yang hendak dicapai melalui penulis laporan buku ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan :
1.       Isi buku pengantar studi islam karya prof. Dr. Rosihan Anwar, H. Badruzaman M.Yunus, M.A, dan Saehudin, S.TH.I.
2.      Keunggulan buku tersebut dibanding buku sejenisnya yang lain.
3.      Kelemahan buku tersebut dibanding buku sejenisnya yang lain.

D.    Kegunaan
Laporan buku ini diharapkan mampu memiliki kegunaan baik secara teoritis maupun secara praktis. Secara teoritis diharapkan laporan buku ini menambah khazanah teoritis tentang memahami agama islam. Secara praktis diharapkan laporan buku ini menambah pengetahun, Wawasan, dan keilmuan bagi penulis maupun bagi pembaca. 



BAB II
RINGKASAN ISI BUKU DAN PEMBAHASAN
A.    Ringkasan Isi Buku
Buku ini berjudul “Pengantar Studi Islam” karya Prof.DR.Rosihon Anwar,M.Ag., H.Badruzzaman M. Yunus, M.A. dan Saehudin, S.Th.I., terdiri atas 11 bab. Pada setiap babnya dikemukakan secara ringkas teori-teori tentang menulis. Keseluruhan bab dalam buku ini merupakan petunjuk praktis dalam memahami studi islam yang disajikan secara ringkas namun demikian tetap menyajikan contoh yang mampu mendongkrak pemahaman membaca. Secara lebih terperinci isi buku tersebut dapat penulis uraikan sebagai berikut.
Di kalangan masyarakat Barat, Islam sering diidentikandengan istilah Muhammadanisme dan Muhammedan. Penyebutan istilah tersebut untuk agama Islam, bukan saja tidak tepat tetapi secara prinsip, hal itu merupakan kesalahan besar. Istilah tersebut bisa mengandung arti bahwa islam adalah paham Muhammad atau pemujaan terhadap Muhammad. Oleh karena itu, jelaslah bahwa Islam bukanlah nama yang lahir bersdasarkan tokoh pendirinya atau pembawanya.  Islam juga agama yang bersumber pada wahyu yang datang dari Alloh SWT. Buakn berasal dari manusia dan bukan pula berasal dari Nabi Muhammad Saw.
Tujuan dan motivasi studi islam di kalangan umat islam pun tentunya sangat berbeda dengan  orang-orang di luar kalangan umat islam. Di kalangan umat islam, studi keislaman bertujuan mendalami dan memahami serta membahas ajaran-ajaran islam. Adapun di luar kalangan islam, studi keislaman bertujuan mempelajari seluk beluk agama dan praktik keagamaan yang berlaku di kalangan umat Islam sebagai ilmu pengetahuan.
Pada jaman awal kelahiran Islam, nabi dan para sahabatnya menjadikan mesjid sebagai tempat untuk mempelajari Islam, kemudian mesjid ini berkembang menjadi pusat studi Islam. Pada jaman kejayaan Islam, studi islam dilakukan di perpustakaan Ibu Kota Negara yaitu di Bagdad.
Studi islam merupakan salah satu studi yang mendapat perhatian luas di kalangan ilmuwan, baik Barat maupun timur. Jika ditelusuri secara mendalam, dapat diketahui bahwa minat studi islam mulai marak sejak pertengahan ke dua abad ke 19. Metodologi dapat diartikan sebagai suatu pembahasan konsep teoritis berbagai metode yang terkait dalam suatu sistem pengetahuan.
Sejak awal permulaan sejarah umat islam, agama sudah terdapat pada semua lapisan masyarakat dan seluruh tingkat kebudayaan. Agama tidak boleh dijadikan sekedar lambang kesalehan atau behenti sekedar disampaikan dalam khutbah, melainkan secara konsepsional, menunjukan cara-cara yang paling efektif dalam memecahkan masalah. Kenyataan ini merangsang timbulnya minat para ahli untuk mengamati dan mempelajari agama, baik sebagai ajaran maupun sebagai bagian dari masyarakat.
Membicarakan agama baik dari agama itu sendiri, ajarannya maupun dari segi permasalahan sosialnya, penghayatannya bersfat individual. Hal tersebut, menyebabkan perbedaan tekanan penghayatan dari satu orang ke orang lain dan membuat agama menjadi bagian yang amat mendalam dari kepribadian atau seseorang. Oleh karena itu, agama senantiasa bersangkutan dengan kepekaan emosional.
            Karateristik ajaran islam yang secara dominan ditandai oleh pendekatan normatif, historis, dan filosofis, terlihat bahwa ajaran islam memiliki ciri-ciri yang secara keseluruhan sangat ideal. Islam agama yang mengajarkan kedamaian, toleransi, terbuka, kebersamaan, egaliter, kerjakeras, demokratis, adil, keseimbangan antara urusan dunia dan akhirat berharta, memiliki kepekaan terhadap masalah-masalah sosial, mengutamakan pencegahan daripada penyembuhan dalam bidang kesehatan.
            Wilfred Cantwel Smith mengatakan, “Pengamatan pertama ialah bahwa dari semua tradisi keagamaan di dunia, tradisi islam tampak sebagai satu-satunya nama yang built in (terpasang tetap). Ajaran Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad Saw. secara khusus disebut sebagai ajaran Islam. Nabi Muhammad Saw. telah membakukan ajaran agama islam terebut secara sempurna, sehingga akan terjamin otentisitas dan sekaligus perkembangannya sesuai dengan tuntutan perkembangan jaman dan tempat.
            Ajaran islam bersumber dari Al-Qur’an yang merupakan kitab umat islam, dari Assunah yaitu hadits Rosululloh Saw. dan ijtihad adalah pengarah segala kesanggupan dan kekuatan untuk memeperoleh apa yang dituju sampai pada batas puncaknya.
            Kata “model” yang dimaksud disini adalah contoh, acuan, ragam, atau macam. Adapaun penelitian berarti pemeriksaan, penyelidikan yang dilakukan dengan berbagai cara secara seksama dengan tujuan mencari kebenaran-kebenaran objektif yang disimpulkan melalui data-data yang terkumpul.
            Jika hendak mempelajari cara orang mendekati dan memahami islam ada tiga cara yang jelas yaitu. Tradisional, rasional, mistis. Ketiga pendekatan itu sudah ada dalam pikiran nabi muhammad saw.dan terus dipergunakan oleh ulama-ulama islam setelah beliau wafat sampai sekarang ini.
Diatas ketiga pendekatan inilah berbagai perspektif dan metodologi pemikiran keislaman dikembangkan. Tiga mitode tersebut dalam operasionalnya dikenal dengan pendekatan bayani, irfani dan burhani.
B.     Pembahasan
Islam merupakan agama yang diridhoi oleh allah dan merupakan agama yang paling baik disisinya. Menurut harun nasution bahwa islam adalah agama yang ajaran ajarannya diwahyukan tuhan kepada masyarakat masnusia malauli nabi muhammad saw sebagai rosul.
Sedangkan menurut maulana muhammad ali mengatakan bahwa islam adalah agama perdamaian, dan dua ajaran pokoknya, yaitu keesaan allah dan kesatuan atau persaudaraan umat manusia menjadi buki nyata bahwa agama islam selaras dengan namanya. Maka dengan pernyataan diatas dapat disimpulkan bahwa Islam adalah agama yang mencakup semua ajaran agama yang sebelumnya telah diturunkan kepada para nabi dan rosul. Oleh karena itu, islam menuntut pemeluknya untuk percaya kepada semua agama didunia yang mendahuluinya yang diturunkan tuhan. Seorang muslim juga harus percaya kepada para nabi dan rosul yang dibangkitkan sebelum nabi muhammad saw.
Lebih luas dari itu pengkajian studi islamdi selenggarakan untuk menghindari/ mengurangi keslahpahaman atau konflik yang timbul diantara umat beragama. Tapi pada kenyataannya ada perbedaan antara penkajian studi islam dibarat dengan pengkajian islam di dunia timur. Di barat kajian islam lebih terpokus pada bidang filsafat dan pengetahuan, contohnya karya ibnu sina, Al-Qonun fi al-tibb, yang menjadi rujukan penting ilmu kedokteran dieropa selama lebih dari tiga abad. Begitu juga buku ibnu rusyd fasl al-maqal. Menjadi rujukan kaum tercerahkan dieropa untuk menghadapi dominasi gereja.
Perbedaan diantara keduanya (dunia timur dan barat) terletak pada pendekatan yang digunakan ditimur pendekatan lebih berorientasi pada penguasaan substansi materi dan khazanah keislaman klasik adapun islamic studis di barat lebih berorientasi pada islam sebagai realitas dan penomena sosial dan islam dikaji hanya sebatas ilmu pengetahuan.
Dari tujuan diatas maka  muhaimin mengemukakan bahwa arah dan tujuan studi islam sebagai berikut. Untuk mendalami hakikat agama islam serta hubungannya dengan agama yang lain dan mempelajari secara mendalam poko-pokok isi ajasran islam kemudian untuk mempelajari secara mendalam ajaran islam yang tetap abadi dan dinamis, dan bagaimana aktualisasinya sepanjang sejarah. Selanjutnya untuk mempelajari secara mendalam prinsip-prinsip dengan nilai nilai dasar ajaran agama islam.
Kelebihan buku ini, jika dibandingkan dengan buku yang berjudul “Metodologi Islam” karya Prof. DR.H. Abuddin Nata. M.A. lebih ringkas karena sub babnya hanya terdiri dari 13 bab dan gaya bahasanya mudah dimengerti. Akan tetapi, buku pengantar studi islam yang ditulis oleh Prof.DR.Rosihon Anwar,M.Ag., H.Badruzzaman M. Yunus, M.A. dan Saehudin, S.Th.I. ini, memiliki kelemahan yakni terlalu singkatnya pemaparan dalam setiap bab, contohnya bisa kita lihat pada bab “pendekatan studi islam”. Pada buku karya Prof.DR.Rosihon Anwar,M.Ag., H.Badruzzaman M. Yunus, M.A. dan Saehudin, S.Th.I. sangat miskin contoh juga buku ini mengutip dari dari buku karya Prof. DR.H. Abuddin Nata. M.A., sehingga terlihat letak kelemahannya.
Walaupun memiliki banyak kelemahan, buku ini menurut hemat kami dapat dijadikan pedoman sebagai referensi mahasiswa untuk mengenal tentang studi islam terlepas dari kurangnya contoh dan pemaparan materi.







BAB III
SIMPULAN DAN SARAN
A.     Simpulan
Berdasarkan uraian singkat isi buku dan pembahasan pada bab sebelumnya, penulis dapat menyimpulkan  bebrapa hal sebagai berikut.
1.      Memahami dan mengkaji agama islam merupakan sebuah usaha untuk menambah wawasan keislaman.
2.      Guna meningkatkan keimanan kepada allah SWT.
3.      Sebagai pengetahuan ruang lingkup studi keislaman
4.      Proses memahami agama islam harus dimulai dari hal yang terkecil seperti mengetahui agama islam itu apa dan cara pendekatan agama itu sendiri.
5.      Buku karya prof. Dr. Rosihan Anwar, H. Badruzaman M.Yunus, M.A, dan Saehudin, S.TH.I. Memiliki beberapa keunggulan. keunggulan utama adalah kajiannya lebih praktis dan menggunakan bahasa yang tidak terlalu sulit untuk dipahamai.

B.     Saran
1.      Buku ini memiliki banyak hal mendasar yang tidak terdapat dalam buku lain. Oleh sebab itu, buku karya prof. Dr. Rosihan Anwar, H. Badruzaman M.Yunus, M.A, dan Saehudin, S.TH.I. ini dapat digunakan sebagai pedoman awal yang harus dibaca oleh para muslim dan muslimah dalam memahami agama islam secara mendalam. 
2.      Bagi orang yang masih jauh terhadap pengetahuan pendalaman Islam dan ingin mempelajari studi islam, dianjurkan untuk membaca buku lain tentang pengantar studi islam karena buku ini terlalu ringkas.






DAFTAR PUSTAKA
Anwar,Rosihon dan H.Badruzzaman dkk.Pengantar Studi Islam.2011.Bandung: Pustaka Setia
Nata,Abuddin.Metodologi Studi Islam.2012.Jakarta,Rajawali Pers












JUDUL BUKU                      : Pengantar Studi Islam
PENGARANG                       : Prof.DR.Rosihon Anwar,M.Ag.
                                                  H.Badruzzaman M. Yunus, M.A.
                                                  Saehudin, S.Th.I.
PENERBIT                             : Pustaka Setia
TAHUN TERBIT                   : November, 2011
CETAKAN                             : Kedua
KOTA TERBIT                      : Bandung
TEBAL BUKU                      : 258 + cover
HARGA BUKU                     : Rp. 40.000

GARIS BESAR ISI BUKU :

BAB 1  ISLAM DAN STUDI AGAMA

1.      Pengertian Islam
2.      Universalisme Islam
3.      Dimensi Baru dari Kedatangan Islam
4.      Islam Sebagai Jalan Tengah
5.      Agama dan Peradaban Umat Manusia
6.      Islam Menyatukan Bangsa-Bangsa
BAB 2  URGENSI DAN TUJUAN STUDI ISLAM
1.      Pengertian Studi Islam
2.      Urgensi Studi Islam
3.      Tujuan studi Islam
BAB 3  PERTUMBUHAN STUDI ISLAM DI DUNIA
1.      Studi Islam di Negara Muslim
2.      Studi Islam di Negara Barat
3.      Kajian Islam di Asia Tenggara
BAB 4  METODOLOGI STUDI ISLAM
1.      Pengertian Metodologi
2.      Kegunaan Metodologi
3.      Metode Memahami Islam
BAB 5 BEBERAPA PENDEKATAN STUDI ISLAM
1.      Pendekatan Teologis
2.      Pendekatan Antropologis
3.      Pendekatan Sosiologis
4.      Pendekatan Filosofis
5.      Pendekatan Historis
6.      Pendekatan Kebudayaan
7.      Pendekatan Psikologis
BAB 6 AGAMA : DEFINISI, PERKEMBANGAN, DAN LATAR BELAKANG KEMUNCULANNYA
1.      Pengertian Agama
2.      Agama dan Perkembangannya
3.      Kebutuhan Manusia Terhadap Agama
BAB 7 RUANG LINGKUP DAN PEMBIDANGAN STUDI ISLAM
1.      Bidang Agama
2.      Bidang Ibadah
3.      Bidang Akidah
4.      Bidang Ilmu dan Kebudayaan
5.      Bidang Pendidikan
6.      Bidang Sosial
7.      Bidang Kehidupan Ekonomi
8.      Bidang Kesehatan
9.      Bidang Politik
10.  Islam Sebagai Disiplin Ilmu
BAB 8 ISLAM SEBAGAI SUMBER AJARAN
1.      Otentisitas Ajaran Islam
2.      Karakteristik Ajaran Islam
3.      Dimensi-Dimensi Ajaran Islam
4.      Memahami Ajaran Islam dalam Struktur Islam-Iman-Ihsan
BAB 9 SUMBER AJARAN ISLAM
1.      Al-Qur’an
2.      As-Sunnah
3.      Ijtihad
BAB 10 METODE MEMPELAJARI SUMBER AJARAN ISLAM
1.      Model Penelitian Tafsir
2.      Latar Belakang Penelitian Tafsir
3.      Model Penelitian Hadist
4.      Takhrij sebagai Model Penelitian Hadist
BAB 11 MENGEMBANGKAN METODE PEMIKIRAN ISLAM
1.      Pendekatan Bayani
2.      Pendekatan Irfani
3.      Pendekatan Burhani

Tidak ada komentar:

Posting Komentar